Skip to content
April 22, 2010 / dreesc

Mentari…

Mentari, tak kupungkiri kucari dirimu lagi pagi ini

Bagai orang kesetanan ku sibakkan awan yang mungkin menutupimu

Dengan berdebar ku harap temukanmu diantara kabut pagi

Bagai jiwa yang meradang berharap temukan sedikit sinarmu

Mentari, tak kupungkiri ku mulai merindu

Rindu hangatnya pagi dengan sentuhanmu

Rindu panasnya terikmu membakar nafasku

Rindu terangmu menyilaukan mataku

Mentari, tak kupungkiri ku mulai letih mencarimu

Lihatlah… jalanku mulai tertatih

Lihatlah… aku selalu menangis mengingatmu

Lihatlah… auraku mulai memudar perih

Mentari, dimana lagi aku bisa menemukan mu?

Advertisements

2 Comments

Leave a Comment
  1. Thomas / Apr 22 2010 9:07 am

    Mentari tak pernah ingkar janji…selalu datang setiap pagi…san pergi di sore hAri

    salam

    http://thomasandrianto.wordpress.com/2010/04/22/info-dari-kawan-broloe-mau-blog-loe-kebanjiran-pengunjung-kaga/

    • dreesc / Apr 22 2010 9:21 am

      iya pasti….. makasih… salam lagi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: